Hi, happy reading!

Wednesday, October 27, 2010

#3

Tibalah sang malam menjemputku
Gelapnya menusuk ke setiap peluhku
Mengiris lukaku di setiap bayangmu

Tahukah kau
Menunggu dan menunggu
Ya, hanya itu...

Bagai bulir padi di sawah
Bagai bubuk kopi yang legam
Dan bagai air di lautan

Tak ada artinya kah?


Soh.devina